Wednesday, June 17, 2015

Time Lapse

Tiga orang sahabat Callie (Danielle Panabaker), Finn (Matt O'Leary) dan Jasper (George Finn) tinggal satu apartemen, apartemen kelas menengah kebawah yang bukan model flat atau bertingkat, seperti rumah biasa hanya saja dalam satu area kecil dengan satu pintu masuk, antar rumah satu dengan yang lain dibatasi oleh jalan setapak.

Tinggal didepan kontrakan mereka adalah seorang tua bernama Mr. Bezzerides (John Rhys-Davies). Beberapa hari Mr. Bezzerides tidak keluar kontrakannya. Callie yang mulai curiga ada sesuatu terjadi meminjam kunci kontrakan. Namun ternyata Mr. Bezzerides tidak ada ditempat, Callie justeru menemukan ruangan yang jendelanya menghadap ke kontrakan mereka. Ruangan itu berisi foto-foto keseharian ketiga sahabat tersebut, segera saja Callie memanggil kedua sahabatnya.

Ketika ketiganya menyelidiki ruangan misterius itu, terdengar suara aneh dari sebuah benda besar yang ada di belakang jendela yang menghadap kontrakan mereka. Suara dan kilatan serperti cahaya blitz, segera setelahnya muncul selembar kertas seperti kertas polaroid, setelah diamati, ternyata itu adalah foto mereka bertiga dalam sebuah pesta dirumah. Betapa herannya ketiga sahabat tersebut karena pesta baru akan dilakukan besok, ini berarti itu adalah sebuah kamera yang mampu memotret kejadian di masa depan.

Dengan penemuan ini mereka bertiga makin penasaran apa yang sebenarnya dilakukan oleh Mr. Bezzerides dengan semua foto-foto itu. Gudang penyimpanan barang menjadi tempat penyelidikan selanjutnya, dan ternyata disana ada jasad Mr. Bezzerides yang hangus terbakar suatu zat. Jasper berpendapat bahwa Mr. Bezzerides mencoba merubah masa depan dan digagalkan oleh alam.

Finn ingin segera melaporkan kepolisi perihal temuan itu, namun Jasper meyakinkan, bahwa kalau dalam foto tidak terjadi apa-apa, maka tidak akan ada yang melaporkan itu kepolisi, bila finn tetap bersikeras untuk melaporkan, maka bisa jadi akan berakhir tragis seperti Mr. Bezzerides. Akhirnya semua melakukan seperti apa yang ditampilkan dalam foto, termasuk lukisan Finn. Setiap malam mereka mengambil foto untuk mengetahui apa yang dilakukan keesokan harinya.

Finn berhasil menghasilkan uang lewat lukisan-lukisannya, jasper menjadi penjudi balap anjing yang tidak pernah salah dalam memprediksi, karena ia hanya menulis siapa pemenangnya dan menempelkannya dikaca menghadap kamera seberang rumah.

Kekacauan terjadi manakala Jasper dicurigai seorang bandar tempat ia bertaruh. Karena tidak pernah kalah, Ivan (Jason Spisak), begitu penasaran apa yang dilakukan Jasper. Akhirnya dengan ancaman, Jasper mengatakan rahasianya. Mulailah Ivan membuktikan perkataan Jasper. Dan sekarang Jasper, Finn dan Callie seperti bekerja untuk ivan, tiap malam menyiapkan bahan taruhan dan menyerahkan foto-foto pada ivan.

Suatu saat Finn bertemu dengan security apartemen mereka, sang security bermaksud menyerahkan kunci-kunci apartemen pada Finn, sang security pindah ke kota besar karena telah resmi menjadi polisi. Ketika sang security bermaksud memamerkan lencana polisi barunya, ternyata ajudan ivan tengah melihat mereka berdua, finn yang gugup terburu-buru pamit dengan sang security. ajudan ivan tampak menelpon sebentar kemudian pergi. Finn ketakutan, ia takut akan terjadi apa-apa, dan benar, keesokan harinya, ivan dan ajudannya datang, memaksa Finn mengaku apa yang ia lakukan dengan polisi itu dan apa ia menghubungi polisi.

Jasper yang tahu bakal terjadi sesuatu sudah mempersiapkan senjata-senjata ditempat-tempat tersembunyi, agar apabila nyawa terancam ia bisa langsung menggunakannya. Pertama Jasper menipu Ivan kalau ajudannya akan membunuhnya besok, karena penasaran ivan pergi ke rumah depan untuk melihat hasil jepretan malam itu. Kedua, ajudan ivan yang merasa sedikit terancam dengan kata-kata jasper, mau menuruti Jasper untuk mendekatkan kursinya, ini dilakukan Jasper agar ajudan ivan ada dalam jangkauan tikaman pisaunya. Ketiga, setelah ivan tahu tidak terjadi apa-apa, ia kembali ke tempat finn, mendapati ajudannya tewas tertikam pisau dan dari belakang Jasper mengayunkan tongkat golf kemudian dengan pemukul baseball menghajar ivan hingga tewas.

Jasper mewarisi kekayaan Ivan, semua tampak telah berhasil dikendalikan namun sebenarnya makin kacau. Jasper mulai hilang akal dan phobia terhadap semua orang termasuk sahabatnya, ia pun berniat untuk membunuh finn, namun justeru sebaliknya, Finn yang membunuhnya. Tewasnya Jasper tidak membuat keadaan membaik, tapi tambah kacau, Finn yang memutuskan ingin pergi lantaran perselingkuhan Callie dengan Jasper telah diketahui dan membuat Finn kecewa. Callie telah merencanakan semuanya untuk menutupi foto-foto perselingkuhan yang ia temukan, termasuk membunuh Jasper, ia tak ingin melepas Finn pergi begitu saja, ia ambil senjata dan menembak Finn.

Sinopsis Film dalam trailer Time Lapse 2014


0 comments:

Post a Comment